Nasional

Bupati Pasaman Pimpin Upacara Organik Perdana Tahun 2026: Tahun Baru Harus Dimaknai dengan Perubahan Sikap dan Bekerja Dengan Ikhlas

Bupati Welly Suhery saat memberikan arahan kepada peserta upacara pada acara upacara organik perdana tahun 2026.


‎Pasaman, desernews.com
‎‎Bupati Pasaman, Sumatera Barat, Welly Suhery, bertindak sebagai pemimpin upacara dalam Apel Organik perdana di Tahun 2026 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Pasaman di Lubuk Sikaping Senin 5 Januari 2026.

‎Apel organik perdana tersebut diikuti Wakil Bupati, H.Parulian Dalimunthe, Sekretaris Daerah, Yudesri, para Kepala OPD, ASN kantor bupati serta seluruh  Wali Nagari se-Kabupaten Pasaman.

‎Bupati dalam arahan dan bimbingannya  menegaskan bahwa tahun baru harus dimaknai sebagai momentum pembaruan sikap, semangatvdan cara kerja agar pelayanan publik dapat dijalankan dengan baik dan lebih disiplin, bertanggung jawab, serta berlandaskan etika kerja yang kuat.

Bupati Pasaman saat menyerahkan trofi dan piagam juara 1 lomba kampung mandiri PKK tingkat provinsi Sumatera Barat.

‎Bupati menyampaikan instruksi tegas kepada seluruh OPD penanggung jawab sepuluh program unggulan daerah untuk melakukan penguatan dan pembuktian kinerja di tahun 2026.

‎Beliau menekankan bahwa tidak boleh ada kebijakan yang berjalan setengah hati, karena seluruh capaian akan dievaluasi secara ketat dan menjadi tolak ukur kinerja pimpinan OPD.

‎Selain itu, aparatur dituntut lebih responsif dan terkoordinasi dalam menghadapi bencana hidrologi yang masih mengancam wilayah Pasaman.

‎Terkait kualitas aparatur, Bupati mewajibkan seluruh ASN menjalankan program “ASN Bangkit” yang mencakup perilaku Bangga Melayani, Berkomitmen, dan Berintegritas.

Bupati Pasaman saat menyerahkan trofi dan piagam juara 1 lomba kampung mandiri PKK tingkat provinsi Sumatera Barat.

“‎Hal ini harus tercermin dalam disiplin waktu, tertib administrasi, serta etika komunikasi yang santun guna menjaga nama baik institusi,” sambungnya.

‎Bupati juga mengingatkan ASN untuk menghentikan penyebaran informasi yang tidak benar dan sikap provokatif di ruang publik.

‎Sebagai bentuk akuntabilitas, Bupati memerintahkan Kepala OPD, Camat, dan Wali Nagari untuk segera menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2025. Laporan tersebut harus memuat realisasi fisik dan kinerja secara rinci sebagai bahan evaluasi utama terhadap kegiatan yang capaiannya masih rendah.

‎Di sisi lain, Bupati bersyukur bahwa meskipun dilakukan secara bertahap, Pemkab Pasaman tetap mampu mempertahankan layanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat.

‎Di akhir sambutannya sebagai penutup, Bupati mengajak seluruh aparatur untuk bekerja dengan penuh keikhlasan serta menerima setiap penyesuaian kebijakan dengan lapang dada demi kepentingan masyarakat Pasaman.

‎Pada kesempatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan trofi pemenang Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025 sebagai salah satu prestasi yang harus dipertahankan dan ditingkatkan di masa depan. (H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close