Bupati Asri Ludin Tambunan Lantik Dedy Mazwardy Jadi Pj Sekdakab Deli Serdang

Lubuk Pakam, desernews.com
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan melantik dan mengambil sumpah Dedy Mazwardy S.Sos, M.Ap menjadi Pj Sekdakab Deli Serdang, Senin (28/07/2025).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Dedy Mazwardy, S.Sos, M.Ap sebagai Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang berlangsung di Aula Cendana Lt. II Kantor Bupati Deli Serdang.
Turut hadir Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, para Staf Ahli Setdakab Deli Serdang, Asissten Setdakab Deli Serdang
5. Para Pimpinan OPD Pemkab Deli Serdang, para Kabag Setdakab Deli Serdang, Camat se-Deli Serdang.
Sebelumnya Dedy Mazwardy pernah menjabat sebagai Camat Galang. Kemudian menjadi Kepala Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Pemkab Deli Serdang. Setelah itu menjadi Asisten II dan III, sebelum terakhir Staf Ahli.
Bupati Asri Ludin Tambunan dalam sambutannya mengatakan, hari ini bukan hanya sekedar seremonial. Tetapi ini merupakan amanat besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi dan tanggung jawab sebagaimana yang kita ketahui Sekretaris Daerah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi penjaga stabilitas pemerintahan serta penghubung antara visi kepala daerah dengan implementasi kebijakan di seluruh perangkat daerah.
“Saya berharap dengan komando yang baru akan mampu men sinkronisasi seluruh organisasi perangkat daerah yang ada dan melakukan sinergitas terhadap pencapaian dari Asta cita dan visi misi kepala daerah 2025-2030”, kata Bupati.
Selanjutnya dikatakan Asri Ludin Tambunan, lima bulan berlalu masih kita temukan tidak sinkronnya antara organisasi perangkat daerah akselerasi dan kreativitas serta inovasi dari perangkat pimpinan daerah inilah tugas awal dari bapak pejabat Sekda yang baru untuk melakukan sinkronisasi tersebut, bila selama ini kepala daerahnya yang melakukan pekerjaan dengan speed tinggi untuk ini harus dikoordinir oleh Sekretaris Daerah agar para perangkat daerah dan para Camat serta kepala bagian mampu mengikuti gerak langkah pimpinan daerah.
–
“Saya berharap dengan pelantikan hari ini juga akan melakukan terobosan-terobosan baru yang sebelumnya belum dikerjakan oleh Sekretaris Daerah sebelumnya seperti penataan inventarisasi yang sudah diamanahkan oleh pimpinan BPK perwakilan seperti pembagian tugas dan pembagian kerja kepada seluruh daerah”, tuturnya.
Sudah saatnya Sekretaris Daerah nanti selaku ketua TAPD bisa membagi seluruh pembangunan ini kepada daerah-daerah yang memang mempunyai kontribusi yang jelas terhadap pembangunan Kabupaten ini melalui salah satu sumbernya pendapatan asli daerahnya.
Kita harus mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten, kita harus mampu memberikan apresiasi kepada daerah yang mampu memberikan sumbangan besar bagi pembangunan ini tentu kita harus memikirkan mereka yang telah mempunyai visi yang sama dengan kepala daerahnya.
“Kemarin saya didatangi oleh salah seorang kepala desa kebetulan desanya termasuk salah satu Desa penyumbang PAD terbesar namun alangkah mirisnya dari 33 pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk satuan satupun tidak ada di desanya, ini yang harus dirombak oleh struktur tpd yang baru memang sehingga saya ini sudah kita rombak di PAPBD dan kita akan jalankan nanti sesudah disahkan.
Bupati Asri Ludin berpesan kepada Dedy selaku pejabat Sekda sebagai penghubung antara pemerintah Kabupaten dengan DPRD Kabupaten, bangunlah budaya kerja yang profesional responsif dan inovatif.
“Saya berharap pejabat Sekda bisa menjadi teladan bagi seluruhnya, memegang teguh sumpah jabatan dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati”, pinta bupati.
Di akhir sambutannya, Bupati Asri Ludin mengucapkan selamat kepada Dedy Mazwardy.
“Atas nama pemerintah saya mengucapkan selamat bekerja dan selamat bekerja kepada bapak Dedi Semoga Allah subhanahu Wa ta’ala senantiasa memberi bimbingan kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan amanah yang mulia ini, mari kita bersama-sama bekerja bersinergi dan berkolaborasi terwujudnya masyarakat yang sehat cerdas sejahtera religius dan berkelanjutan”, pungkasnya. (Soe)




