Daerah

Polisi Amankan Pasien Wanita yang Bakar RSUD Tanjung Balai

Ruangan di RSUD Tanjung Balai uang dibakar pelaku

Tanjung Balai, desernews.com
Polisi akhirnya mengamankan seorang wanita berinisial DEP (45) yang melakukan pembakaran di areal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mansyur Tanjung Balai.

“Iya, yang bersangkutan sudah kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polres Tanjung Balai AKP Eri Prasetyo, Selasa (22/3/2022) siang.

Ia mengatakan usai diamankan DEP warga Jalan MT Haryono Kota Tanjung Balai ini kemudian menjalani observasi oleh dokter kejiwaan di RSUD Tanjung Balai.

“Selanjutnya terduga pelaku dibawa menuju RS Jiwa dan saat ini dalam proses penanganan pihak rumah sakit,” kata Eri.

Lebih lanjut Kasat mengatakan hal ini dilakukan atas pertimbangan kemanusiaan dan kepentingan penyidikan.

“Mencegah perbuatan berulang yang dapat mengganggu ketertiban umum serta kerugian materi dan mungkin korban jiwa atas perbuatannya,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, video yang menunjukkan salah satu rumah sakit di Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut), dalam kondisi terbakar viral di media sosial.
Dalam video yang beredar terlihat kepanikan saat kebakaran terjadi. Sejumlah petugas di rumah sakit dengan sigap menyemprotkan racun api ke bagian ruangan yang terbakar.

Informasi yang dihimpun, Rabu (16/3/2022), ruang neurologi itu diduga dibakar oleh seorang pasien wanita karena permintaannya tidak dapat dipenuhi.

“Dibakar orang diduga ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) mau program bayi tabung, dia masih gadis, gak punya suami minta rujuk ke Medan sama dokter,” tulis pengunggah video.

Dari pemeriksaan polisi, diketahui pelaku pembakaran merupakan seorang wanita berinisial DPE, pasien RSUD yang tercatat mendaftarkan diri ke poly kandungan untuk berobat (konsultasi), DPE mendapat nomor antrian terakhir.

Sebelum tiba giliran, tiba-tiba saja DPE menerobos antrian, dimana pelaku langsung menemui tim medis yang sedang berdinas selanjutnya meminta obat penyubur untuk program bayi tabung namun pelaku menjelaskan bahwa ia berstatus lajang (belum
menikah).

Untuk selanjutnya petugas menjelaskan bahwa pihak RSUD tidak menyediakan program bayi tabung, setelah mendapat penjelasan petugas, kemudian pelaku pergi meninggalkan RSUD.

“Tidak berapa lama, pelaku datang kembali ke RSUD dengan membawa kantongan plastik warna cream susu berisi cairan,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanjung Balai AKP Eri Prasetyo.

Selanjutnya pelaku kembali duduk di bangku antrian pasien poly obgyn. Tidak lama kemudian pelaku berjalan menuju ke samping poly saraf, dan langsung menuangkan cairan didalam plastik diduga bahan bakar dan langsung menyulutkan dengan api.

“Seketika itu api langsung menyala membakar bagian poly obgyn dan beberapa pertugas RSUD berteriak adanya kebakaran ruang,” ujarnya.

“(Selasa, 15 Maret 2022) Pada pukul 12.25 WIB, Api dapat dipadamkan dengan menggunakan tabung api milik RSUD , saat ini situasi dalam keadaan aman dan baik,” sambungnya.

Dari pengecekan TKP, didapati beberapa benda/barang yang terbakar yakni wastapel, bangku, meja, lemari, dokumen/data pasien dan kipas angin dengan nilai kerugian Rp.1.000.000.(02/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close