Nasional

SMP N2 Dua Koto Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah, Komite dan Wali Murid Turut di Undang

Kepsek SMPN 2 Dua Koto Nopiarni SPd duduk bersama Ustadz Erpin SPd sebelum acara dimulai.(desernews/Eddi Gultom)

Pasaman, desernews.com
SMP Negeri 2, Dua Koto,Kabupaten Pasaman,Provinsi Sumatera Barat telah sukses mengadakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriyah Sabtu 5 Oktober 2024.

Dalam acara yang digelar hikmat dan meriah itu, wali murid dan komite Sekolah SMPN 2 Koto turut diundang. Sedangkan sebagai penceramah(mubaligh) disampaikan oleh Ustadz Erpin SPd dari Silang Empat Cubadak Barat.

Sebelum masuk ke acara puncak peringatan Maulid Nabi yang di prakarsai Murni Zulyanti SAg sebagai guru agama dan dibantu oleh semua guru yang mengajar di SMP tersebut dirangkai dengan berbagai acara yakni : pembacaan ayat suci Al Qur’an dibacakan oleh Nurfa Dillah, saritilawah disampaikan oleh Putri Nabila.

Pembacaan Asmaul Husna dan Selawat Jibril dibawakan oleh group siswa SMP Negeri 2 Koto. Pidato Maulid Nabi dengan berbahasa inggris dan berbahasa Indonesia disampaikan oleh Erika Hairani. Hafis Qur’an dibacakan oleh Izatul Mardiah dan Willia Andini. Sedangkan selingan lagu Islami dibawakan oleh Keyla dan Nuraini.

Pada kesempatan tersebut Kepala SMP Negeri 2 Dua Koto Nopiarni SPd dalam kata arahan dan bimbingannya mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu wali murid yang telah berkenan hadir memenuhi undangan dari sekolah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Para siswa/siswi SMPN 2 Dua Koto saat mendengarkan tausiah dari ustadz( desernews/ Eddi Gultom )

Selain itu Kepsek juga menekankan kepada semua wali murid untuk sama sama memperhatikan dan memantau kegiatan anak anak yang sedang berada dirumah agar tidak terjerumus kepada hal hal yang tidak baik dan yang tidak kita inginkan.

Seperti begadang, merokok bermain handphone,tawuran,balap balapan bermain judi dan lain lain. Sebab menurut Nopiarni hal tersebut dapat menghancurkan masa depan anak anak kita yang merupakan kebanggaan orang tua dan harapan bangsa.

Pada kesempatan yang sama Kepala sekolah mengucapkan terimakasih kepada majelis guru,karyawan dan karyawati, tata usaha SMPN 2, Dua Koto yang telah turut serta dalam membantu mempersiapkan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di sekolah yang kita cintai ini, sehingga acara dapat berjalan dengan baik dan lancar,ujar Kepsek.

“Ini semua berkat adanya kekompakan diantara semua guru yang saling bahu membahu dalam semua hal untuk memajukan SMP Negeri 2 Dua Koto. Saya berharap kepada semua keluarga besar SMPN 2, Dua Koto agar kekompakan ini bisa terus terjalin hingga sampai dimasa masa yang akan datang,” harap Nopiarni.

Sementara itu Ustadz Erpin SPd yang sengaja diundang pihak sekolah dalam tausiahnya memaparkan tentang sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW dari mulai masa anak anak hingga diangkat menjadi Rasul.

Erpin mengatakan kita harus mencontoh dan mentauladani sikap sikap dan akhlak Rasullullah terutama dalam pelaksanaan ibadah yang wajib dilakukan sebagai ummat Islam yaitu melaksanakan ibadah sholat.

Selain itu Ustadz Erpin juga menekankan ummat Islam untuk menjauhi perbuatan riba, sebab hasil dari perbuatan riba yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga akan berdampak yang tidak baik terhadap kehidupan keluarga kita sendiri. Untuk itu kata Erpin jauhilah dari segala bentuk perbuatan perbuatan riba.

Dan Ustadz Erpin menekankan supaya dapat menanamkan 4 macam sifat wajib Rasullullah, yaitu Siddiq yang artinya (Benar), Amanah (dipercaya), Tabligh (Menyampaikan) Fhatanah (Cerdas). Untuk itu Erpin menegaskan agar kita orang tua dan guru guru bisa menerapkan empat sifat wajib Rasulullah dalam kehidupan sehari hari demi tercapainya kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

Para undangan wali murid yang hadir saat maulid Nabi Muhammad SAW.(desernews/Eddi Gultom)

Selain itu Ustadz Erpin juga menyinggung tentang berpakaian yang Islami terhadap kaum perempuan. Menurut Erpin kaum perempuan tidak boleh membuka urat sebagai mana kaum laki laki. Sebab kaum perempuan harus berpakaian yang menutup urat,karena batas urat itu bagi kaum perempuan adalah muka dan telapak tangan

Karena itu Ustadz Erpin menghimbau kepada guru guru dan wali murid semua untuk mencerminkan cara berpakaian yang baik terhadap anak anak dan keluarga kita walau dimana saja berada. Apa lagi seorang guru perempuan yang selalu tampil setiap hari berhadapan dengan anak didiknya yang akan menjadi tauladan ditiru dan digugu.

Sebab menurut Ustadz Erpin bila sehelai rambut perempuan terlihat oleh orang lain yang bukan muhrimnya,maka tiga orang yang akan diseret kedalam api neraka. Yang pertama adalah ayahnya,yang kedua suaminya dan yang ketiga anak laki lakinya.

“Itulah merupakan azab bagi perempuan yang memperlihatkan rambutannya. Apa lagi perempuan yang selalu mengumbar umbar uratnya, tunggu azab dan siksa Allah sangat pedih,” kata Erpin.

Usai tausiah acara tersebut ditutup dengan doa bersama yang dibawakan oleh Ustadz Erpin SPd. (Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close