Daerah

Puncak Acara Peringatan Paskah, GBKP Runggun Komplek Asrama Kodim Kabanjahe Gelar Berbagai Kegiatan Perlombaan

Para peserta tari Moria dengan menjinjing dikepala aqua botol (Foto/Ist)

Tanah Karo, desernews.com
Peringatan acara hari Paskah yang diselenggarakan oleh umat Nasrani sebagai peringatan wafatnya Tuhan Yesus Kristus untuk menebus dosa kita manusia.

Pantauan wartawan di Kota Kabanjahe, terlihat disaat peringatan itu, seluruh umat Kristen melaksanakannya di Gereja masing-masing serta membuat kegiatan oleh panitia untuk kemeriahan sebagai penghibur bagi jemaat.

Begitu juga jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun Komplek Asrama Kodim Jalan Nabung Surbakti Kabanjahe mengadakan kegiatan pada acara perayaan Paskah yang dilaksanakan di halaman Gereja itu, Minggu (9/4/2023) seusai kebaktian.

Berbagai kegiatan perlombakan dilaksanakan oleh panitia yang diikuti oleh 25 sektor dari jemaat gereja tersebut yang terdiri dari Mamre (Kaum Bapak)Moria (Kaum Ibu),serta Permata (Remaja) anak balita.

Kemeriahan itu terlihat ketika kaum Moria menari dengan alunan musik sambil menjinjing botol air aqua dikepaladan begitu juga lomba ngerengget (nyanyi) oleh saitun yang diambil dari Kitab Mazmur 23:1-4.
Selain itu masih banyak permainan diadakan,seperti memasukkan kerupuk kemulut teman dengan mata ditutup oleh Moria (kaum ibu), permainan balon oleh Mamre dengan lima orang peserta satu grup dan perlombaan makan kerupuk oleh Mamre.

Sebelum diacara puncak ini, pada hari Sabtu (8/4/2023) sekira pukul 04:30 wib juga dilakukan gerak jalan pagi dengan titik kumpul di halaman Gereja tersebut dengan rute melalui Jalan Nabung Surbakti,Kapten Pala Bangun ,Mumah Purba,Sukaraja Munte,Jalan Irian dan finis di GBKP Asrama Kodim.

Ketua panitia acara Paskah Gunawan Ginting didampingi Sekertaris Imanuel Sinulingga dan bendahara Tris Boi Ginting disela-sela acara mengatakan,bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam perayaan Paskah.

Para peserta dari jemaat Gereja itu yang terdiri dari 15 Sektor dan peserta,Mamre (Kaum Bapak),Moria (Kaum Ibu),Permata (Anak Remaja) dan anak Balita.

Dalam kegiatan ini kita adakan perlombaan antar sesama jemaat dan disitu terlihat rasa kebersamaan satu sama lainnya sesama jemaat”Dalam acara ini terlihat kemeriahan ,dimana para jemaat juga ikut menari semua bersama dan makan siang juga diadakan bersama Ujarnya.(FS-Ring)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close