Majelis Ta’lim Seuramoe Adakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M

Lubuk Pakam, desernews. com
Majelis Ta’lim Seuramoe mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang dilaksanakan di kuliner Mie Aceh 2000 jalan Diponegoro Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Selasa malam (13/10/2026).
Selain dihadiri jamaah dari Lubuk Pakam, peringatan Maulid Nabi tersebut juga dihadiri jemaah dari sejumlah majelis ta’lim dari Kecamatan Galang dan Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi Kabupaten Serdang Bedagai.
Seperti jamaah majelis Al Fatih Desa Galang Suka, Hadroh Pondok Pesantren NU Al Qomariah Desa Kotangan yang dipimpin langsung H Ichsanul Arifin Lubis MA.
Tampak hadir Sekretaris Al Washliyah Kecamatan Galang, P Rudianto SE, Pimpinan Pesantren Al Azzam Desa Tanjung Siporkis, Kyai Yatiman, Pengusaha Muda Ir H Samsul Sembiring dan tokoh masyarakat dan alim ulama.

Muallim Munir selaku panitia dalam sambutannya menyebutkan bahwa peringatan Maulid Nabi ini setiap tahun diselenggarakan di tempat yang sama. Peringatan maulid nabi hari ini merupakan yang ke tiga.
“Setiap tahun kita menyelenggarakan peringatan maulid nabi disini dan ini yang ketiga kalinya. Pertama tahun 2024 terjadi insiden dimana saat itu terjadi angin kencang. Begitu juga yang kedua, saya tiba-tiba jatuh sakit. Tapi hari ini alhamdulillah, cuaca cukup cerah dan kita semuanya diberikan kesehatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang mulia ini “, ucap Mualim.
Peringatan maulid nabi Muhammad tersebut menghadirkan penceramah Al Ustadz Abi Muhammad Daud Usman S.Sos dari Aceh.
Dalam ceramahnya, Al Ustadz Abi Muhammad Daud Usman S.Sos mengajak Ummat untuk meneladani ahlak Rasulullah Nabi Muhammad SAW.
Menurut Al Ustadz Abi Daud, Maulid Nabi Muhammad merupakan momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, sosok yang menjadi teladan bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan.
Lebih dari sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, kata Al Ustadz Abi Muhammad Daud Usman, Maulid Nabi memiliki makna penting sebagai momentum untuk meneladani akhlak, perjuangan, kepemimpinan, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, kasih sayang, serta sikap menghargai sesama menjadi bagian penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Di akhir ceramahnya, Al Ustadz Abi Muhammad Daud Usman berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan kualitas akhlak dan perilaku.
“Semangat keteladanan Rasulullah harus dapat menjadi inspirasi untuk membangun pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan senantiasa memberikan manfaat bagi sesama”, tutupnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu ditutup dengan doa yang dibawakan langsung oleh Al Ustadz Abi Muhammad Daud Usman. (Nur)




