Nusantara

Kondisi Jalan Kabupaten di Dua Koto Memprihatinkan, Warga Keluhkan Banyaknya Lubang yang Menganga

Salah satu jalan berlobang di kawasan Bukit Bengkuang Nagari Simpang Tonang.


‎Pasaman, desernews.com
‎Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Pasar Simpang Tigo Andilan, Nagari Simpang Tonang Selatan menuju Padang Panjang, Nagari Simpang Tonang Utara, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, saat ini sangat memprihatinkan.

‎Hampir di sepanjang badan jalan, terlihat lubang-lubang menganga yang membahayakan pengguna jalan.
‎Keluhan masyarakat semakin meningkat, terutama saat momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

‎Tingginya mobilitas warga yang bepergian untuk bersilaturahmi membuat kondisi jalan tersebut menjadi sorotan. Pengendara, baik roda dua maupun roda empat, terpaksa harus ekstra hati-hati untuk menghindari lubang yang tersebar di berbagai titik.

‎“Kalau tidak hati-hati, bisa jatuh atau kendaraan rusak. Apalagi saat lebaran ini, jalan ramai sekali,” ujar salah seorang warga yang melintas.

‎Jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat. Setiap hari, jalur ini dilalui oleh para pedagang, pelajar, aparatur sipil negara (ASN) termasuk guru, hingga para petani yang mengangkut hasil pertanian mereka.

Jalan rusak di Bukit Bengkuang.

‎Kondisi jalan yang rusak tentu berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
‎Warga Kecamatan Dua Koto sangat berharap pemerintah daerah Kabupaten Pasaman melalui dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), segera mengambil langkah perbaikan.

‎Meski belum dilakukan pengaspalan permanen secara menyeluruh, masyarakat menginginkan adanya perbaikan sementara berupa tambal sulam menggunakan aspal hotmix.

‎Menurut warga, perawatan rutin jalan kabupaten seharusnya menjadi prioritas, sebagaimana yang telah dilakukan di sejumlah daerah lain yang memiliki anggaran khusus untuk pemeliharaan infrastruktur jalan.

‎Jika tidak segera ditangani, masyarakat khawatir kondisi jalan akan semakin rusak dan berpotensi menimbulkan kecelakaan serta menghambat aktivitas sehari-hari.

‎“Minimal ada perbaikan sementara dulu, supaya tidak semakin parah. Kami sangat berharap perhatian dari pemerintah daerah,” harap warga lainnya.

‎Dengan kondisi yang ada saat ini, perhatian serius dari pemerintah diharapkan dapat segera terwujud demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan di wilayah tersebut.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close