Daerah

Jamaah Masjid Raya Syuhada Galang Resah, Pengerjaan Taman Menyita Tempat Parkir

Galang, desernews.com
Jamaah masjid Raya Syuhada Galang Kota, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang mengeluh dan resah. Karena tempat parkir masjid seluruhnya ditimbun pihak pemborong.

Adapun ruang parkir yang disisakan lebih kurang dua meter memanjang, telah pula dipenuhi bahan material batu paving blok. Akibatnya jamaah yang memiliki kenderaan, khususnya roda empat tidak bisa parkir lebih dari tiga unit.

Pengerjaan taman masjid tersebut, kata jamaah selain lamban juga pengerjaannya tidak pernah berkoordinasi dengan jamaah. Sehingga jamaah banyak kecewa dan merasa dirugikan.

Jamaah yang tinggal disekitar masjid, mereka terpaksa harus memutar melalui pintu depan. Karena pintu belakang tempat mereka ke masjid tertutup tanah timbun pemborong.

Halaman parkir yang tersisa tiga meter dipenuhi tumpukan paving blok.

“Sedih kali sekarang. Kita terpaksa mutar dari belakang masjid untuk sholat. Karena jalan belakang masjid telah tertutup tanah timbun”, keluh Rizal Lubis, salah seorang jamaah Syuhada.

Keluhan yang sama juga disampaikan Surya Piliang, Katok dan Pahala Sinaga. Mereka melihat cara kerja pembuatan taman sama sekali tidak memperhatikan kepentingan jamaah.

Para jamaah sangat sedih dan prihatin melihat BPM Raya Syuhada yang diberi tugas dan tanggung jawab yang besar untuk memakmurkan masjid. Namun tanpa dibekali dana satu sendiri pun.

Sementara pejabat pemkab Deli Serdang terus membuat judul proyek dengan sistem multiyears dengan anggaran uang negara ber milyar milyar.

Halaman masjid raya Suhada digenangi air.

Jamaah meminta Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan untuk turun meninjau pengerjaan taman masjid Raya Syuhada. Karena pengerjaannya sangat lamban. Terkadang ada yang masuk bekerja. Tapi juga sering tidak ada yang kerja.

“Bagaimana mau cepat selesai, pekerjanya cuman 2 orang. Itupun terkadang pada hari tertentu tidak ada orang yang masuk kerja,” kata jamaah.

Baca Juga : Jamaah Kecewa Pembuatan Ornamen dan Interior Masjid Syuhada Galang Asal Jadi

Selain meminta Bupati Ashari turun meninjau pengerjaan taman masjid Raya Syuhada, jamaah juga mengharapkan BPKD (Badan Pemeriksa Keuangan Daerah) Sumatera Utara dan Tipikor Poldasu turun ke masjid Raya Syuhada Galang. Karena diduga keras terjadi mark-up pada paket proyek pembuatan ornamen yang menelan anggaran 1,3 milyar.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Deli Serdang, Rachmadsyah, S.T ketika dikonfirmasi desernews.com lewat telepon seluler tak bersedia mengangkat telepon genggamnya.

Jamaah yang tinggal disekitar masjid Raya Syuhada tak bisa lagi jalan dari pintu belakang. Karena jalan mereka mau beribadah ke masjid telah ditimbun langsung oleh pemborong.

Sementara Kabid Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Deli Serdang, Afrizal ST saat dihubungi desernews.com tak banyak memberikan keterangan.

Menurut Afrizal, ia masih baru menjabat di bidang tersebut. Sehingga ia belum tahu apa apa, baik lokasinya maupun masalahnya.

“Saya masih baru (menjabat) ini pak. Jadi belum tahu apa apa ini pak masalah itu. Nanti saya koordinasikan sama pengawas dan konsultannya serta kontraktornya”, ujar Afrizal. (01/DN)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close