Daerah

Diduga Stres Akibat Penyakit, Tarigan Akhiri Hidup Dijerjak Jendela Kamar Rumah

Korban sebelum diturunkan (Foto/Ist)

Tanah Karo, desernews.com
Warga disekitar lokasi Desa Sukapilihen Kecamatan Tigapanah,Jumat (24/9/2021)sekira pukul12:30 wib mendadak geger mendapat kabar bahwa salah seorang warga tewas akibat gantung diri.

Tersiarnya kabar itu,warga pun beranjak kelokasi dan melihat Masana Tarigan (50) warga setempat dalam keadaan leher diikat dengan kain panjang dan menggantungkannya dijerijak pintu besi rumahnya.

Selanjutnya warga langsung menghubungi Kepala Desa dan langsung membuka ikatan kain dilehernya dan membawanya ke Puskesmas Tigapanah untuk dilakukan visum.

Menurut informasi yang diperoleh dari Humas Polres Karo,bahwa benar adanya kejadian salah seorang warga Desa Suka Pilihen meninggal akibat gantung diri.

Begitu juga data yang diperoleh petugas di TKP,bahwa sebelum ditemukan gantung diri sekira jam 12.00 wib,, korban berada didalam rumahnya bersama dengan anaknya Elovani Beru Tarigan dan masih sempat memberi makan siang kepada bapaknya.

Setelah itu,Elovani keluar dari rumah dan berada di halaman rumahnya dan tidak berselang lama Elovani kembali masuk ke dalam rumah dan mendapati bapaknya sudah tergantung di jerjak besi jendela kamarnya dengan menggunakan kain panjang.

Melihat kejadian itu,Elovani sontak seketika dan menghubungi ibunya, Sarinda Barus yang sedang bekerja di ladang melalui HP nya dan memberitahukan kejadian itu.”Jelasnya.

Menurut Majarius Tarigan bahwa bapaknya lebih kurang dua minggu tidak keluar rumah karena mengalami penyakit jantung dan gangguan pengelihatan sehingga mengalami stres.”Jelasnya.

Begitu juga informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar, bahwa korban selama ini ada mengalami gangguan pengelihatan yang menyebabkan korban sudah tidak pernah lagi keluar rumah.

Setelah diperiksa Medis, dari tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban murni bunuh diri dan pihak keluarga membuat pernyataan untuk tidak diotopsi menerima kejadian tersebut karena musibah.(Ring/DN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close