Nusantara

Nasabah Kecewa, ATM BRI Unit Dua Koto Kerap Kosong Saat Hari Libur

Kantor unit BRI Dua Koto yang terletak di Andilan.


‎Dua Koto, Pasaman, desernews.com
‎Keluhan terhadap layanan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di BRI Unit Dua Koto kembali mencuat. Sejumlah nasabah mengaku kecewa karena mesin ATM tersebut sering kehabisan uang tunai pada hari libur, sehingga menyulitkan masyarakat yang membutuhkan dana untuk keperluan mendesak.

‎Salah seorang nasabah, Murni, warga Silang Empat, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto, mengaku mengalami kejadian yang merugikan saat hendak melakukan penarikan uang pada Senin (1/6/2026).

‎Menurut Murni, saat itu ia mendatangi ATM BRI Unit Dua Koto untuk menarik uang dari rekening pribadinya. Proses transaksi berjalan seperti biasa. Kartu ATM dimasukkan ke mesin, kemudian PIN diinput dan mesin menunjukkan proses transaksi sedang berlangsung.

‎Namun, uang yang diharapkan keluar dari mesin ternyata tidak diterima.

‎”Saya heran karena mesin ATM berproses seperti biasa, tetapi uang tidak keluar. Setelah itu saya bertanya kepada petugas keamanan (security) yang berada di lokasi mengenai penyebabnya,” ujar Murni.

‎Menurut pengakuannya, petugas keamanan menjelaskan bahwa uang tunai di dalam mesin ATM telah habis dan pengisian baru akan dilakukan pada hari berikutnya.(esok hari)

‎Yang membuat Murni semakin kecewa, berdasarkan catatan pada aplikasi BRImo, transaksi penarikan sebesar Rp2 juta tercatat berhasil dilakukan, padahal dirinya mengaku tidak menerima uang tunai dari mesin ATM tersebut.

‎”Dilaporan BRImo tercatat uang sudah keluar Rp2 juta. Padahal saya tidak menerima uang sama sekali dari mesin ATM,” katanya.

‎Karena membutuhkan dana untuk keperluan mendesak, Murni kemudian melakukan penarikan uang melalui layanan perbankan di salah satu toko bangunan di wilayah tersebut.

‎Namun setelah melakukan pengecekan saldo, ia mengaku menemukan adanya pengurangan saldo yang cukup besar.

“Sebelumnya saldo saya sekitar Rp5 juta lebih. ‎Setelah transaksi yang gagal di ATM dan penarikan melalui layanan perbankan di toko bangunan, saldo yang tercatat tinggal sekitar Rp1 juta,” ungkapnya.

‎Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan nasabah. Mereka berharap pihak BRI segera melakukan pengecekan terhadap transaksi yang bermasalah serta memastikan ketersediaan uang tunai di mesin ATM, terutama pada hari libur dan akhir pekan ketika kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan tetap tinggi.

‎Kondisi ATM yang sering kehabisan uang saat hari libur, menurut sejumlah nasabah, bukan kali pertama terjadi. Keluhan serupa disebut-sebut juga muncul saat libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah maupun menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, ketika masyarakat membutuhkan uang tunai untuk berbagai keperluan belanja dan kebutuhan keluarga.

‎Manager BRI Unit Dua Koto, Deddy Risfaldian saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (2/6/2026),  menjelaskan bahwa pengisian uang ATM tidak dilakukan langsung oleh pihak BRI Unit Dua Koto, melainkan ditangani oleh vendor atau pihak ketiga.

‎”Masalah pengisian uang ATM ditangani oleh vendor (pihak ketiga), bukan oleh orang BRI. Mungkin karena wilayah yang harus dilayani cukup banyak sehingga belum terjangkau ke sini,” jelas Deddy.

‎Terkait laporan transaksi yang disampaikan nasabah, Deddy meminta agar nasabah membawa buku tabungan dan kartu identitas (KTP) untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

‎”Nanti bawa saja buku tabungannya bersama KTP ke kantor, biar kami cek terlebih dahulu,” katanya.

‎Masyarakat berharap kedepan ketersediaan uang tunai di ATM dapat lebih diperhatikan, terutama pada masa libur panjang dan hari-hari besar keagamaan.

‎Selain itu, nasabah juga berharap adanya peningkatan pengawasan dan pelayanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan dapat terus terjaga..(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close