Medan

Rahmansyah, Manaek dan Lambok Andreas Terima Unjuk Rasa KAMMI

Anggota DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani (kanan, baju putih), Manaek Hutasoit, SE ( baju coklat) dan Lambok Andreas Simamora (berkacamata) duduk di aspal saat menerima aspirasi massa KAMMI Sumut. (Foto.desernews.com/Fajaruddin Batubara)

Medan, desernews.com
Massa Pengurus Wilayah (PW) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Utara (Sumut) kembali lagi menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Sumut, Rabu (7/10).

Di aksi unjuk rasa itu. Massa PW KAMMI Sumut menyampaikan aspirasinya guna menolak anggota komisioner yang baru terpilih berinisial MYS.

Aksi unjuk rasa massa PW KAMMI Sumut diterima anggota DPRD Sumatera Utara Manaek Hutasoit, SE, Rahmansyah Sibarani dan Lambok Andreas Simamora.

“Orang politik tidak boleh menjadi anggota Komisioner KPID Sumut. Kami minta supaya MYS dicopot,”ujar Bendahara Umum PW KAMMI Sumut Irwandi Sembiring.

Komentar senada juga dikemukakan Koordinataor Lapangan (Korlap) unjuk rasa PW KAMMI Sumut Ansari Aqsa.
“MYS tidak bisa diangkat menjadi anggota KPID Sumut. MYS tidak ada pengalaman di bidang penyiaran,”ungkapnya.

Selain persoalan MYS, di aksi unjuk rasa itu, massa KAMMI Sumut juga mengkritik penggunaan anggaran sosialisasi peraturan daerah (sosperda) dan wawasan kebangsaan (wasbang) DPRD Sumut agar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat serta bukan untuk kampanye diri.

Anggota DPRD Sumut yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem Rahmansyah Sibarani, Manaek Hutasoit, SE dan Lambok Andreas Simamora menerima aspirasi massa KAMMI Sumut tampak berdialog sembari duduk di aspal di depan pintu gerbang masuk DPRD Sumut.

Di hadapan massa KAMMI Sumut. Rahmansyah Sibarani mengatakan aspirasi KAMMI Sumut segera disampaikan ke Ketua Komisi A, DPRD Sumut melalui pimpinan DPRD Sumut.

Hal yang sama juga disampaikan Manaek Hutasoit. “Tuntutan dari KAMMI Sumut, kami hargai. Aspirasi KAMMI Sumut kami sampaikan ke pimpinan DPRD Sumut,”tandas Manaek.

Aspirasi dan tuntutan teman-teman KAMMI Sumut, terang Lambok Andreas, menjadi evaluasi bagi.

“Kami senang dikritik. Tuntutan dan aspirasi tentang perekrutan anggota KPID Sumut kami sampaikan ke pimpinan DPRD Sumut,”terangnya lagi.
(Fajaruddin Batubara)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close