Sinabung Kembali Muntahkan Abu Vulkanik, Empat Desa Terkena Dampak
Pemkab Karo Kerahkan Damkar

Tanah Karo, desernews.com
Gunung Api Sinabung yang berada diwilayah Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo belakangan ini terus bergejolak sehingga menyemburkan material debu vulkanik dan luncuran awan panas.
Hal tersebut mengakibatkan empat desa di Kecamatan Naman Teran yakni Desa Kutarayat, Ndeskati, Kebayaken dan Namanteran dihujani abu vulkanik yang terjadi pada Rabu(19/5).
Untuk membersihkan abu vulkanik sejumlah warga bersama petugas TNI, Polri, BPBD Karo secara bersama melakukan pembersihan material yang menutupi badan jalan, atap rumah serta lahan pertanian dibantu empat unit mobil Pemadam Kebakaran.
Dikatakan petugas Pos Pemantau Gunung Api Sinabung, Armen Putra kepada wartawan, terjadinya erupsi Gunung Sinabung sekira jam 04.48 Wib dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 3.500 meter di atas puncak.
Saat letusan erupsi terjadi secara bersamaan dengan luncuran awan panas ke arah Timur – Tenggara sejauh 3000 meter. dan saat ini Gunung Api Sinabung berada pada status Level III (Siaga).
Kita menghimbau kepada masyarakat dan pengunjung wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Api Sinabung.
Bagi masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai – sungai yang berhulu di Gunung Api Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar dingin.Aktifitas Gunung Api Sinabung bisa saja berubah, namun masyarakat jangan melakukan tindakan ataupun kegiatan di kawasan Zona Merah.” jelasnya.
Kepala BPBD Kabupaten Karo Juspri Nadeak melalui Kabid Darurat dan Logistik Natanail Perangin angin,SH.MAP dikonfirmasi wartawan, erupsi Gunung Api Sinabung berdampak di empat desa yang ada di Kecamatan Namanteran. Diantaranya Desa Kutarayat, Ndeskati, Namanteran dan Kebayaken.
Saat terjadinya erupsi, terlihat material debu setebal kurang lebih 1 cm menutupi atap rumah, badan jalan dan perladangan milik warga.
Pihaknya menerjunkan empat unit mobil Damkar bersama TNI dan Polri bersama masyarakat melakukan penyemprotan menggunakan air, agar material debu cepat terurai dan tidak beterbangan menggannggu kesehatan warga yang terdampak”Ujar Natanail Perangin-angin.(Ring/DN)




