Nasional

Atas Penilaian Langsung dari Siswa, Dua Guru SMPN2 Dua Koto Ditetapkan Sebagai Guru Terbaik Tahun 2025

Ahmad Yazid SPd saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Murni Zulyanti S.Ag.


‎Pasaman, desernews.com
‎‎Dari 18 tenaga pendidik yang ada di SMPN 2 Dua Koto, Kabupaten Pasaman Sumatera Barat, dua orang guru berhasil ditetapkan sebagai guru terbaik berdasarkan penilaian langsung dari para siswa.

‎Kedua guru tersebut adalah Murni Zulyanti S.Ag, guru Pendidikan Agama Islam, dan Justriyesi S.Pd, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia.

‎Penetapan guru terbaik itu murni diperoleh dari hasil evaluasi dan penilaian seluruh siswa yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

‎Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, Kepala SMPN 2 Dua Koto, Nopiarni S.Pd memberikan piagam penghargaan kepada guru tersebut yang penyerahannya diberikan oleh Hendrizal SPd dan Ahmad Yazid SPd sebagai mewakili kepala sekolah.

Hendrizal SPd saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Justriyesi SPd.

Menyerahkan piagam penghargaan kepada kedua guru tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tahun 2025 yang disaksikan oleh kepala sekolah Nopiarni dan seluruh dewan guru serta para siswa. Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai momen penyerahan piagam  penghargaan tersebut.

‎Dalam sambutannya, Nopiarni menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan bukan atas dasar penilaian pihak sekolah semata, melainkan murni hasil penilaian para siswa.

‎“Piagam penghargaan ini diperoleh bukan atas penilaian saya, tetapi ini murni penilaian semua siswa yang ada di SMPN ini. Ini merupakan prestasi yang sangat dibanggakan tanpa adanya intervensi dari pihak manapun,” ujar Nopiarni.

‎Ia juga berharap prestasi yang diraih Murni Zulyanti dan Justriyesi dapat menjadi motivasi bagi guru-guru lainnya untuk terus meningkatkan kedisiplinan, keaktifan, serta komitmen dalam proses belajar mengajar.

‎Menurutnya, dedikasi dan keteladanan yang ditunjukkan kedua guru tersebut menjadi contoh nyata dalam menciptakan suasana pembelajaran yang inspiratif dan bermakna bagi para siswa.

‎Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras dan pengabdian tulus seorang guru akan selalu mendapat tempat istimewa di hati peserta didik,katanya.(H.Eddi Gultom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close